Pemerintah Pusat Bangun 5 Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul, Anggaran Rp 18,75 Miliar

Penulis: Galih Prayoga  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:17:31 WIB
Pekerja memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL — Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul mencatat lima lokasi pesisir masuk program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Fasilitas yang dibangun mencakup sarana pendukung kegiatan perikanan tangkap, dibagi ke dalam dua tipe: hub atau inti dan penyangga.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Noor Ichsan, menyatakan pekerjaan di lapangan sudah dimulai. "Pembangunan dari kampung nelayan merah putih sudah mulai dijalankan," kata Noor, Kamis (8/10/2026).

Pelabuhan Sadeng Jadi Pusat, Empat Pantai Jadi Penyangga

Dari lima titik yang ditetapkan, hanya kawasan Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubo, yang dibangun sebagai tipe hub atau inti. Empat lokasi lain — Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Ngandong, dan Pantai Ngrenehan — mendapat pembangunan tipe penyangga.

Noor merinci, tipe penyangga mendapat fasilitas pabrik es, tempat sandaran kapal, kios perbekalan, coolbox, hingga shelter pendaratan ikan. "Kalau yang tipe penyangga, fasilitas yang dibangun antara lain pabrik es, tempat sandaran kapal, kios perbekalan, coolbox hingga shelter pendaratan ikan," ungkapnya.

Fasilitas di empat pantai itu melengkapi pengembangan kawasan secara keseluruhan, dengan Pelabuhan Sadeng berperan sebagai pusat aktivitas.

Alokasi Terbesar Rp 5,33 Miliar di Pelabuhan Sadeng

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M Johan Prasetyo, menyebut pelaksanaan program sepenuhnya ditangani tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pemkab Gunungkidul hanya membantu perizinan dan penyediaan lahan. "Kita hanya membantu untuk perizinan hingga penyediaan lahan. Adapun pembangunan ada di Pemerintah Pusat," katanya.

Berdasarkan informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan, total anggaran lima lokasi mencapai sekitar Rp 18,7 miliar. Alokasi terbesar berada di Pelabuhan Sadeng, yakni sekitar Rp 5,33 miliar, karena lokasi itu menjadi pusat tipe hub.

Johan menambahkan, selain belanja konstruksi, ada Pajak Pertambahan Nilai sekitar Rp 1,8 miliar. "Untuk pembangunan juga ada PPN dengan besaran Rp 1,8 miliar sehingga total anggaran pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul mencapai Rp 18,75 miliar," kata Johan.

Pemkab Hanya Urus Perizinan dan Lahan

Meski proyek berada di wilayah administratif Gunungkidul, tanggung jawab pelaksanaan melekat pada pemerintah pusat melalui tim Kementerian Kelautan dan Perikanan. Peran Pemkab Gunungkidul lewat Dinas Kelautan dan Perikanan terbatas pada pendampingan perizinan serta penyiapan lahan.

Dengan total anggaran Rp 18,75 miliar, program ini mencakup satu lokasi tipe hub di Pelabuhan Sadeng dan empat lokasi tipe penyangga di kawasan pantai lainnya. Lima kampung nelayan itu ditargetkan menopang aktivitas perikanan tangkap warga pesisir Gunungkidul begitu pembangunan rampung.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top