DI YOGYAKARTA — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melakukan inspeksi mendadak ke SPBU 24.341.09 dan SPBU 23.341.30 di Kota Metro, Lampung, untuk memastikan stok Pertalite, Biosolar, dan Pertamax tetap tersedia di tengah keluhan antrean. Sidak digelar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro, Kepolisian, dan Hiswana Migas DPC Lampung. Langkah ini menyusul informasi soal antrean di sejumlah SPBU yang dikhawatirkan mengganggu pasokan harian warga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan hasil pemantauan di kedua SPBU menunjukkan stok bahan bakar dalam kondisi cukup. Pengecekan tidak hanya pada volume stok, tetapi juga pada sistem penyaluran Biosolar yang sudah terdigitalisasi.
Apa yang Dicek Petugas di Lapangan
Tim gabungan memverifikasi ketersediaan tiga jenis bahan bakar utama: Pertalite, Biosolar, dan Pertamax. Khusus Biosolar, petugas mencocokkan QR Code dengan nomor polisi kendaraan yang mengisi bahan bakar bersubsidi itu.
“Dalam kunjungan ini, stok Pertalite, Biosolar, dan Pertamax di kedua SPBU terpantau tersedia dan cukup. Kami juga melakukan pengecekan terhadap penyaluran Biosolar melalui sistem digitalisasi, termasuk memastikan kesesuaian QR Code dengan nomor polisi kendaraan yang melakukan pengisian,” ujar Rusminto.
Pemeriksaan QR Code menjadi krusial karena Biosolar merupakan bahan bakar bersubsidi yang peruntukannya diatur pemerintah. Ketidaksesuaian data kendaraan bisa membuka celah penyaluran ke pihak yang tidak berhak.
Antrean Warga Terpantau Lancar
Dari sisi konsumen, antrean Biosolar dilaporkan berjalan lancar. Sementara antrean Pertalite terpantau kondusif dengan stok yang masih memadai di kedua SPBU.
Pertamina juga memastikan ada pasokan Biosolar dan Pertalite dalam perjalanan menuju wilayah Kota Metro. Tambahan kiriman itu diharapkan menjaga ketersediaan bahan bakar di SPBU tetap stabil, terutama pada jam-jam sibuk pengisian.
Pemantauan berkala akan terus dilakukan Pertamina untuk memastikan penyaluran ke masyarakat berlangsung tanpa hambatan.
Imbauan untuk Warga Kota Metro
Pertamina mengimbau masyarakat membeli bahan bakar sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Warga juga diminta menjaga ketertiban selama proses pengisian di SPBU agar antrean tidak menumpuk.
Bagi warga yang membutuhkan informasi atau layanan terkait produk dan pelayanan Pertamina, perusahaan menyarankan menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Sidak gabungan ini memperlihatkan pola pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, dan asosiasi pengusaha migas — bukan hanya Pertamina sendiri. Bagi warga Kota Metro, hasil pemantauan itu jadi sinyal bahwa pasokan harian tidak terganggu meski sempat ada keluhan antrean.