SLEMAN — Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut pengajian memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter warga di tengah tantangan teknologi yang semakin kompleks. Menurutnya, kegiatan keagamaan semacam ini bukan sekadar ajang menuntut ilmu, tetapi juga sarana membentengi diri dari pengaruh negatif serta mempererat ukhuwah islamiah.
"Pengajian bukan hanya sarana menambah ilmu agama, tetapi juga memperkuat karakter, membentengi diri dari pengaruh negatif, serta mempererat ukhuah islamiah," kata Harda dalam sambutannya di hadapan jajaran pimpinan Muhammadiyah tingkat daerah hingga cabang.
Antusiasme warga terhadap penyelenggaraan pengajian tahun ini terbilang tinggi. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pakem sekaligus tuan rumah acara, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa jumlah jamaah yang hadir melebihi perkiraan panitia.
"Kita siapkan tujuh ribu snack (makanan ringan) dan ternyata kurang, berarti jumlah yang hadir saat ini lebih dari tujuh ribu jamaah," ujarnya.
PCM Pakem selaku penyelenggara tidak hanya menghadirkan ceramah agama. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain pengajian utama yang menghadirkan penceramah Ahmad Munir, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo tahun 2010-2015, panitia menyiapkan bazar UMKM, aksi sosial donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Kehadiran bazar UMKM dalam acara keagamaan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar. Sementara itu, layanan kesehatan gratis dan donor darah menyasar kebutuhan dasar warga yang membutuhkan akses layanan medis.
Bagi Agung Nugroho, penyelenggaraan acara ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus membawa keberkahan bagi masyarakat Sleman pada umumnya.
Pernyataan Bupati Sleman mengenai pentingnya pembangunan mental ini sejalan dengan agenda pemerintah daerah yang tidak hanya mengejar pertumbuhan fisik. Menurut Harda Kiswaya, ketahanan moral masyarakat menjadi fondasi penting agar pembangunan infrastruktur yang telah berjalan dapat memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan bagi warga.