UMKM Sleman Gelar J-CoVa 2026 di Gedung JOZS, Ratusan Pelaku Usaha Ramaikan Pameran Swadaya Tanpa APBD

Penulis: Indra Firmansyah  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27:15 WIB
Ratusan pelaku usaha dari 17 kapanewon memadati Gedung JOZS dalam pembukaan Jogja Cozy Vaganza (J-CoVa) 2026 di Sleman, Sabtu (1/8).

SLEMAN — Ribuan produk unggulan dari pelaku usaha di 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman tumpah ruah dalam Jogja Cozy Vaganza (J-CoVa) 2026. Event yang berlangsung di Gedung JOZS (Jogja Cozy Space) ini dirancang bukan sekadar pasar tumpahan, melainkan ruang konsultasi bisnis yang menghadirkan lembaga perbankan dan organisasi pengusaha.

Kegiatan yang digelar Sabtu (1/8) pagi ini bertepatan dengan momentum menyambut Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap Agustus. Panitia menyiapkan voucher belanja yang melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sleman untuk memborong produk lokal.

Kemandirian Pembiayaan Tanpa Plot Anggaran Pemerintah

Hal yang menarik dari penyelenggaraan tahun ini adalah pendanaan yang sepenuhnya swadaya. Ketua Forkom UMKM Kabupaten Sleman, H. Ardi Sehami, menegaskan event sebesar ini berjalan tanpa plot anggaran dari pemerintah daerah.

"Event sebesar ini bisa berjalan tanpa plot anggaran pemerintah. Ini bukti pelaku UMKM Sleman mandiri, tangguh, dan berdikari," ujarnya di sela-sela acara.

Menurut Ardi, kemandirian pembiayaan tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku usaha di Sleman mampu menggerakkan roda ekonomi secara kolektif. Ia juga menyebut partisipasi OPD yang memborong produk melalui voucher belanja memberikan dorongan moral bagi para peserta.

Selaras dengan Program Borong Bareng Produk UMKM

Forkom UMKM berupaya menyelaraskan kegiatan ini dengan kebijakan Bupati Sleman, khususnya program "Borong Bareng Produk UMKM". Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha diyakini berdampak langsung pada peningkatan omzet.

"Ini harus menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperbaiki kualitas produk, memperluas pasar, serta membangun komunikasi dan koneksi," kata Ardi.

Keterlibatan OPD dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Pembelian produk melalui voucher belanja yang disiapkan panitia menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap ekonomi masyarakat dari bawah.

Lomba Menghias Donat Hingga Inovasi Olahan Pangan Lokal

J-CoVa 2026 tidak melulu soal transaksi jual beli. Panitia mengemas rangkaian kegiatan edukatif untuk mengasah kreativitas pelaku usaha dan masyarakat umum.

Anak-anak diajak mengikuti lomba menghias donat, sementara pelaku usaha dapat mengikuti lomba inovasi olahan berbahan pangan lokal. Rangkaian ini memperlihatkan bahwa penguatan UMKM membutuhkan peningkatan kualitas produk dan jejaring usaha, bukan hanya bergantung pada transaksi.

Dengan mengandalkan kolaborasi lintas sektor, J-CoVa 2026 menjadi gambaran bagaimana pelaku UMKM Sleman berupaya naik kelas. Kegiatan ini sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari tingkat bawah secara berkelanjutan.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: nasionalnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top