Pencarian

Milad ke-54 DMI Sleman, Dua Marbot Ngaglik Terima Santunan BPJamsostek Rp42 Juta

Sabtu, 11 Juli 2026 • 16:36:31 WIB
Milad ke-54 DMI Sleman, Dua Marbot Ngaglik Terima Santunan BPJamsostek Rp42 Juta
Dua marbot di Sleman menerima santunan jaminan kematian Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.

SLEMAN — Dua orang marbot di Sleman mendapatkan santunan jaminan kematian masing-masing sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan tersebut diserahkan dalam rangkaian Milad ke-54 Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang digelar baru-baru ini.

Kolaborasi Empat Lembaga Lindungi Marbot

Program perlindungan bagi marbot ini merupakan hasil sinergi empat lembaga: BPJS Ketenagakerjaan, Baznas Sleman, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan DMI. Pemerintah Kabupaten Sleman menjadi inisiator utama program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja masjid.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana, menyatakan pihaknya siap memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah. "BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman siap berkolaborasi untuk mendukung kesejahteraan seluruh pekerja di Sleman, termasuk marbot yang memiliki peran penting di tengah masyarakat," ujarnya.

603 Marbot Sudah Tercover, Target 1.212 Sepanjang 2026

Program yang mulai direalisasikan pada Maret 2026 ini menunjukkan perkembangan signifikan. Baznas Sleman telah membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 603 marbot untuk perlindungan selama satu tahun.

Jumlah tersebut ditargetkan naik menjadi 1.212 penerima manfaat hingga akhir 2026. Artinya, masih ada sekitar 609 marbot yang diharapkan segera mendapatkan perlindungan serupa.

Bank Syariah Indonesia juga turut berkontribusi dengan menanggung iuran bagi 333 marbot. Hingga kini, tercatat 13 marbot telah menerima manfaat klaim jaminan kematian dari program kolaborasi ini.

Masjid Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Selain penyerahan santunan, Milad DMI ke-54 juga dimeriahkan lomba Mars DMI yang diikuti pengurus dan jamaah masjid. Kegiatan ini memperkuat kebersamaan antar elemen masjid di Sleman.

Melalui momentum ini, DMI kembali menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan terus diperkuat agar kesejahteraan para marbot semakin terjamin.

Follow www.jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks