YOGYAKARTA — Proyek revitalisasi Jembatan Kewek di Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, menunjukkan lonjakan progres di atas target. Manager Pelaksanaan PT Wasis Karya Nugraha, M. Hary Juhindra, menyebut deviasi positif mencapai 5,281 persen dari rencana awal.
Pekerjaan yang Sudah dan Akan Dikerjakan
Hary menjelaskan, sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah diselesaikan. Pemasangan pondasi bor pile dan pembangunan struktur groundsill menjadi prioritas awal. Saat ini, pembongkaran jembatan eksisting berbahan batu yang telah berusia satu abad sedang berjalan separuhnya.
"Sesuai kontrak, pengerjaan telah dimulai pada 30 April 2026 dan akan berakhir pada 25 Desember 2026. Saat ini progres konstruksi telah mencapai 16,569 persen," kata Hary di Yogyakarta, Kamis.
Pihak kontraktor juga tengah membangun talud berupa pemasangan batu di sisi barat serta dinding penahan tanah di sisi timur. Tahapan selanjutnya akan mencakup galian abutment jembatan, penyelesaian dinding penahan tanah, serta pengerjaan lantai di badan sungai untuk memperkuat abutment.
Dimensi Jembatan Baru: Lebih Lebar dan Panjang
Perubahan paling signifikan terletak pada dimensi jembatan. Lebar jembatan yang semula 12 meter akan diperlebar menjadi sekitar 14 meter. Sementara itu, panjangnya bertambah drastis dari 17,5 meter menjadi 30 meter.
Struktur jembatan lama yang terbuat dari batu akan diganti total menggunakan material modern. Kontraktor akan menggunakan gelagar atau girder beton sebagai struktur utama jembatan baru.
Proyek infrastruktur ini melibatkan sekitar 50 orang tenaga kerja yang dikerahkan setiap hari di lapangan.
Target Rampung Akhir 2026, PPK Sebut Kinerja Baik
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Ersy Perdhana, mengapresiasi kinerja di lapangan. Ia menilai pelaksanaan proyek berjalan sangat baik dan sesuai perencanaan.
"Dengan progres positif ini, diharapkan pekerjaan dapat selesai tepat waktu," kata Ersy.
Revitalisasi Jembatan Kewek merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan infrastruktur jalan di pusat Kota Yogyakarta. Jembatan ini menjadi salah satu akses vital bagi warga Danurejan dan sekitarnya.