Pencarian

Kader PKK Kulon Progo Sulap Galon Bekas Jadi Kebun Cabai, Sukses Cegah Stunting Lewat Pekarangan Rumah

Kamis, 30 Juli 2026 • 19:20:31 WIB
Kader PKK Kulon Progo Sulap Galon Bekas Jadi Kebun Cabai, Sukses Cegah Stunting Lewat Pekarangan Rumah
Warga Dusun Kragon II, Palihan, Temon, memanen cabai hasil budidaya di galon bekas di pekarangan rumah.

KULON PROGO — Kreativitas warga Dusun Kragon II, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, menjadi percontohan. Di tengah musim kemarau dan keterbatasan lahan, mereka tetap produktif memanen cabai, tomat, dan terong berkat inovasi menanam di galon bekas. Hasilnya, dusun tersebut menyabet predikat terbaik dalam ajang Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (KETAPANGMAS) tingkat DIY.

Galon Bekas dan Lahan Sempit: Bukti Keterbatasan Bukan Halangan

Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam X. Menurut beliau, apa yang dilakukan warga Palihan membuktikan bahwa kemauan keras dan semangat gotong royong mampu mengalahkan keterbatasan alam.

Ketua TP PKK Kulon Progo, Nuraini Mufida, menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan program unggulan Aku Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman). "Isu ketahanan pangan adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga dan peningkatan kualitas SDM sejak dini," ujarnya di sela kegiatan KETAPANGMAS, Rabu.

Bukan Sekadar Tanam: Ada Pelatihan Olah Hasil Panen dan Stabilitas Ekonomi

TP PKK DIY tidak berhenti pada aspek budidaya. Untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga saat panen raya, mereka bersinergi dengan Bank Indonesia. Pelatihan pengolahan hasil panen telah digelar di 466 titik, mulai dari pembuatan aneka sambal hingga bumbu kemasan.

"Hal ini bertujuan stabilitas ekonomi keluarga tetap terjaga saat musim panen tiba," kata Nuraini. Ia berharap langkah ketahanan pangan keluarga ini ditiru oleh keluarga lain di Kulon Progo agar semakin kuat dan mandiri.

Dua Program Tambahan: Sandang Lokal dan Rumah Sehat

Dalam kesempatan yang sama, TP PKK DIY juga memperkenalkan program strategis penunjang. Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal Beretika (Gemas Sanloka) digaungkan untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri. Sementara itu, program REHATA BERSERI fokus pada upaya mewujudkan rumah sehat dan berseri bagi setiap keluarga.

Ketua TP PKK Kalurahan Palihan, Eti Martini, yang membina langsung warga Dusun Kragon II, menambahkan bahwa pendampingan berkelanjutan menjadi kunci utama. "Kami ingin membuktikan bahwa pekarangan rumah bisa menjadi lumbung pangan keluarga," pungkasnya.

Follow www.jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks