Pencarian

Klaviyo Akuisisi Startup AI Agency, Elias Torres Kembali Jabat CPO untuk Kembangkan Agen Pemasaran

Kamis, 06 Agustus 2026 • 04:49:31 WIB
Klaviyo Akuisisi Startup AI Agency, Elias Torres Kembali Jabat CPO untuk Kembangkan Agen Pemasaran
Klaviyo mengakuisisi startup AI Agency untuk mempercepat pengembangan agen pemasaran otomatis.

DI YOGYAKARTA — Klaviyo, perusahaan platform otomasi pemasaran e-commerce yang tercatat di bursa saham, mengumumkan akuisisi terhadap Agency, startup AI untuk customer success yang berdiri sejak 2023. Sebelum diakuisisi, Agency tercatat mengantongi pendanaan total USD 32 juta (sekitar Rp 528 miliar) dari Sequoia, Menlo Ventures, dan Felicis.

Misi: Percepat Pengembangan Agen AI untuk 200 Ribu Bisnis

Langkah ini mempercepat pengembangan dua produk agen AI Klaviyo: Composer untuk pembuatan kampanye pemasaran, dan Customer Agent untuk layanan purna jual seperti retur dan pelacakan pesanan. Tim Agency yang berjumlah 25 orang akan langsung berada di bawah komando Torres.

“Elias dan tim membangun produk hebat dengan Agency. Kami akan menggabungkannya dengan produk agen kami dan membawanya ke 200.000 bisnis—dan semoga ke jutaan bisnis lagi dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Andrew Bialecki, CEO Klaviyo, kepada TechCrunch.

Reuni Dua Founder: Dari Mentor ke Investor, Kini Jadi Mitra Kerja

Akuisisi ini membawa perjalanan karier Torres kembali ke titik awal. Ia bukan pendatang baru dalam dunia merger dan akuisisi. Torres sebelumnya mendirikan Performable yang diakuisisi HubSpot pada 2011, lalu Drift yang laku terjual USD 1,2 miliar ke Vista Equity pada 2021.

Hubungan keduanya berakar panjang. Pada 2010, Torres merekrut Bialecki yang baru lulus Harvard sebagai salah satu engineer pertama Performable. Torres sempat menjadi mentor bagi Bialecki. “Dia menyerap semuanya dalam waktu singkat,” kenang Torres. Setelah meninggalkan Performable, Bialecki mendirikan Klaviyo dengan modal mandiri. Saat Klaviyo menarik pendanaan eksternal pertamanya pada 2015, Bialecki mengajak Torres menjadi angel investor. Klaviyo kemudian melakukan IPO besar-besaran pada September 2023 dengan valuasi USD 9,2 miliar.

Keunggulan Data Pelanggan vs Kompetitor

Meski harga saham Klaviyo sempat tertekan seiring pelemahan sektor SaaS, Torres dan Bialecki yakin platform mereka punya keunggulan kompetitif. Akumulasi data pelanggan selama bertahun-tahun disebut menjadi pembeda utama melawan kompetitor seperti Decagon dan Sierra.

“Elias dan saya sepakat pada misi bagaimana menyediakan agen untuk bisnis yang bisa mereka berikan kepada pelanggannya,” kata Bialecki. “Ini revolusi Big Tech berikutnya: agen. Ayo kumpulkan band-nya lagi, dan mari kita bangun.”

Bagi pelaku e-commerce yang selama ini bergantung pada Klaviyo, akuisisi ini berpotensi menghadirkan fitur layanan pelanggan otomatis yang lebih cerdas. Alih-alih sekadar mengirim email pemasaran, platform bisa menangani interaksi purna jual secara menyeluruh dalam satu ekosistem.

Follow www.jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks