YOGYA — Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut di pesisir selatan Yogyakarta diminta menunda aktivitas imbas peringatan dini gelombang tinggi dari BMKG. Tinggi gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter atau masuk kategori tinggi, kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Peringatan ini berlaku untuk perairan selatan DIY yang meliputi kawasan Pantai Baron, Krakal, Depok, Parangtritis, hingga Glagah. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir juga diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan kegiatan di laut.
Prakiraan Cuaca Per Wilayah: Cerah Berawan Sepanjang Hari
Untuk wilayah daratan, BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Kamis (13/8/2026) didominasi cerah berawan. Kondisi ini diprakirakan terjadi sejak pagi hingga sore hari.
Memasuki malam hari, langit diperkirakan berubah menjadi berawan, kemudian kembali cerah berawan pada dini hari. Suhu udara berada di kisaran 18-32 derajat Celsius dengan kelembapan antara 45 hingga 93 persen.
Kecepatan Angin Mencapai 30 Kilometer per Jam
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5-30 kilometer per jam. Kombinasi kecepatan angin dan tinggi gelombang ini yang membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini.
BMKG mengingatkan nelayan kecil dan kapal barang agar mewaspadai kecepatan angin yang dapat meningkat secara tiba-tiba. Pengguna jasa penyeberangan di jalur laut selatan juga diminta memantau informasi cuaca terkini dari otoritas pelabuhan.
Imbauan untuk Wisatawan dan Warga Pesisir
Wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai selatan Yogyakarta diminta tidak berenang atau beraktivitas di bibir pantai saat gelombang tinggi. Ombak besar dapat terjadi secara mendadak meski cuaca di darat terlihat cerah.
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir juga diimbau mengamankan barang-barang berharga dan perahu. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi petugas BPBD setempat atau pos pantau terdekat.